Filosofi & Nilai Jual
Kayooh adalah aplikasi pelacak gowes mandiri (Self-Hosted) yang memberikan kedaulatan penuh atas data pribadi Anda. Di dunia di mana data adalah komoditas, Kayooh memastikan jejak rute dan statistik Anda tetap menjadi rahasia Anda, tersimpan aman di server pribadi Anda dengan akurasi sekelas perangkat profesional.
Fitur Unggulan
✅ Kelebihan Utama
- Privasi Mutlak: Data tersimpan di server Anda sendiri tanpa pihak ketiga.
- Live Tracking Telegram: Siaran posisi real-time langsung ke grup Telegram keluarga secara hibrida.
- Radar Peleton (Co-Gowes): Lacak puluhan teman gowes dalam satu layar Web Radar mandiri ala Garmin GroupTrack tanpa bikin server database-locked.
- Auto-Flexing & Broadcast: Otomatisasi pembuatan gambar statistik gowes dan didistribusikan ke layar HP semua peserta Peleton.
- Map Matching OSRM: Garis rute secara cerdas "menempel" rapi di jalan raya.
- Black Box Auto-Save: Memori aman! Data gowes dipulihkan otomatis walau browser ter-reload.
- Telemetri Suhu Udara: Analisis cuaca otomatis via Open-Meteo API.
- Stopwatch & Auto-Pause: Timer presisi tinggi berbasis stempel waktu (Timestamp).
- Anti Brute-Force: Gerbang login dilengkapi Database IP Blocker.
- Bebas Biaya Langganan: Semua fitur analitik tersedia gratis 100% selamanya tanpa paywall.
- Strava Sync: Impor otomatis seluruh riwayat gowes historis Anda dari Strava.
- Ekspor GPX Universal: Unduh rute Anda kapan saja untuk dipindah ke platform lain.
- Night Ride Mode: Tema gelap otomatis yang nyaman dan peta anti-silau.
- Offline Mode (PWA): Install ke HP, aplikasi tetap bisa merender UI dan GPS meski sinyal putus di tengah rute.
⚠️ Karakteristik & Catatan Penggunaan
- Konsumsi Baterai: Menggunakan Wake Lock API agar layar HP terus menyala (mencegah sensor GPS tertidur), sehingga memakan daya lebih besar dibanding aplikasi native.
- Ketergantungan Internet: Meski memori Black Box bisa merekam secara offline, fitur tingkat lanjut (Radar Peleton, Live Telegram, Suhu, dan Map Matching) mewajibkan koneksi aktif.
- Limitasi OS & Background Process: Karena berbasis Web (PWA), sistem operasi (terutama iOS/iPhone) dapat mematikan paksa akses GPS jika peramban di-minimize atau layar dimatikan. Disarankan layar tetap menyala selama gowes.
- Akurasi Hardware: Kualitas pelacakan murni bergantung pada kualitas sensor GPS HP Anda dan kondisi rintangan lingkungan (gedung tinggi/hutan lebat).
- Tanggung Jawab Data & Storage: Pencadangan (backup) SQLite adalah tanggung jawab Anda. File gambar hasil render (Auto-Flexing) yang tersimpan di server juga akan memakan ruang penyimpanan seiring waktu.
- Wajib HTTPS: Keamanan sensor lokasi dari browser modern dan fitur Clipboard Auto-Copy mewajibkan sertifikat SSL aktif di domain Anda.
- Setup Teknis Lanjutan: Membutuhkan pengetahuan dasar tentang manajemen web server. Anda juga diwajibkan untuk mengonfigurasi Bot API Telegram dan Chat ID secara mandiri.
Transparansi & API Eksternal
Demi menjaga performa kelas atas tanpa mengorbankan privasi, Kayooh mengandalkan beberapa layanan publik dan API yang dikelola secara independen. Sistem tidak pernah mengekspos kata sandi atau data sensitif Anda:
- Telegram Bot API: Digunakan untuk membangun "Grup Komando", menyiarkan Live Location, dan mengirim rangkuman metrik gowes otomatis ke ruang obrolan pribadi Anda.
- Open-Meteo API: Digunakan murni untuk menghitung total elevasi bukit dan mengambil sampel suhu udara setiap 15 menit berjalan.
- OSRM (Open Source Routing Machine) API: Berperan sebagai "tukang setrika" yang menempelkan titik-titik koordinat GPS Anda agar rapi mengikuti alur aspal di peta.
- OpenStreetMap (OSM): Dimuat melalui library Leaflet.js sebagai kanvas visual pemetaan.
- Strava API: Digunakan hanya jika Anda memilih untuk melakukan "Sync Strava" secara sukarela.
Panduan Instalasi Server (First-Time Setup)
Kayooh dirancang agar sangat ringan dan mudah di-deploy di VPS maupun Shared Hosting biasa. Berikut adalah langkah untuk menghidupkan Kayooh di server Anda:
- Persyaratan Sistem: Pastikan server Anda menjalankan PHP (direkomendasikan versi 7.4 atau 8.0+) dan ekstensi SQLite3 telah diaktifkan.
- Unggah File: Upload atau clone seluruh source code Kayooh ke direktori web server Anda (misal:
public_html/ atau /var/www/html/).
- Hak Akses (Permissions): Pastikan folder instalasi Kayooh memiliki izin tulis (writable). Sistem PHP membutuhkan izin ini (misal:
chmod 755 atau chown www-data) untuk menciptakan database kayooh.sqlite serta menulis log kordinat di folder /radar_logs dan /temp.
- Jalankan Installer: Buka browser Anda dan akses alamat instalasi: https://domain-anda.com/install.php
- Buat Akun Kapten: Masukkan email dan kata sandi yang kuat untuk mengamankan dashboard utama Anda. Setelah berhasil, sistem akan otomatis mengunci akses instalasi demi keamanan.
- Selesai! Kayooh siap digunakan. Lanjutkan ke tahap pengaturan Bot Telegram dan sinkronisasi Strava di bawah ini. (Opsional)
Panduan Live Tracking (Telegram & Peleton)
Fitur andalan Kayooh adalah kemampuannya menyiarkan lokasi Anda secara langsung ke keluarga di rumah tanpa mereka perlu menginstal aplikasi pelacak tambahan. Cukup gunakan "Grup Komando" Telegram!
Langkah 1: Membuat Bot Telegram
- Buka aplikasi Telegram dan cari akun @BotFather.
- Ketik perintah
/newbot dan ikuti instruksi untuk memberikan nama dan username (harus diakhiri kata "bot").
- Setelah selesai, @BotFather akan memberikan Bot Token API (contoh:
123456:ABC-DEF1234ghIkl...). Simpan token ini baik-baik.
Langkah 2: Membuat "Grup Komando"
- Buat grup Telegram baru (misal: "Pantau Bapak Gowes") atau gunakan grup keluarga Anda yang sudah ada.
- Masukkan istri, anak, rekan Peleton, dan Bot yang baru Anda buat tadi ke dalam grup tersebut.
- (Opsional tapi disarankan) Jadikan bot Anda sebagai Admin grup agar lebih leluasa mengirim peta dan pesan.
Langkah 3: Mengunci Target (Chat ID)
- Anda perlu mengetahui "ID" dari grup tersebut. Cara paling mudah: undang bot tambahan bernama @RawDataBot ke dalam grup Anda.
- Bot itu akan merespons dengan struktur data. Cari bagian
"chat": { "id": -100XXXXXXXXX }.
- Catat angka tersebut! Format ID Grup Telegram biasanya selalu diawali dengan tanda minus.
- (Keluarkan @RawDataBot dari grup setelah ID didapatkan agar grup kembali rapi).
Langkah 4: Menghubungkan ke Kayooh
- Buka Dashboard Kayooh Anda, lalu klik ikon ⚙️ (Pengaturan) di pojok kanan atas layar.
- Masukkan Bot Token API dan Chat ID Grup ke dalam form yang tersedia.
- Klik SIMPAN PENGATURAN.
Langkah 5: Siap Gowes! 🚀
Sekarang, Anda tidak perlu repot lagi! Klik 🔴 RECORD RIDE di Kayooh, lalu pilih mode:
- Single Ride: Peta Live Location akan langsung muncul di Grup Telegram keluarga Anda!
- Mode Peleton: Anda bisa membagikan Link Radar Web ke teman-teman gowes. Titik Anda dan titik teman-teman Anda akan muncul bersamaan di satu peta khusus.
- Saat Anda menekan "Simpan", Bot Telegram akan otomatis mengirimkan rangkuman kecepatan, jarak, elevasi, suhu, beserta gambar keren pamer ke grup tersebut!
Panduan Mode Peleton (Co-Gowes) & Auto-Flexing
Mode Peleton adalah fitur "Sultan" di Kayooh. Fitur ini memungkinkan Anda sebagai Kapten (Host) untuk menyatukan titik lokasi teman-teman gowes (Guest) dalam satu layar Radar, lalu mendistribusikan gambar statistik secara otomatis ke HP mereka di akhir sesi.
Langkah 1: Inisiasi oleh Kapten (Host)
- Buka Dashboard Kayooh, klik 🔴 RECORD RIDE.
- Pilih mode 🤝 Co-Gowes (Peleton). Sistem akan otomatis men-generate 4 digit Room ID unik.
- Klik tombol 📋 COPY LINK, lalu bagikan tautan tersebut ke grup obrolan (WA/Telegram) teman-teman gowes Anda.
- Klik ▶️ GAS PELETON untuk mulai merekam aktivitas.
Langkah 2: Bergabung ke Radar (Guest)
- Peserta (Guest) cukup mengklik tautan yang dibagikan Kapten (tidak perlu mendaftar akun atau instal aplikasi).
- Masukkan nama panggilan (maksimal 15 huruf), lalu klik 🚀 MULAI GOWES.
- Browser Guest akan memancarkan kordinat mereka ke server secara background.
⚠️ Penting: Pastikan browser di HP Kapten maupun Guest tidak di-minimize dan layar dibiarkan menyala agar sensor GPS tidak ditidurkan oleh sistem operasi!
Langkah 3: Akhiri Gowes & Sihir Broadcast
- Setelah sampai di warkop atau garis finish, Kapten (Host) menekan tombol ⬜ STOP RIDE lalu 💾 SIMPAN AKTIVITAS.
- Setelah tersimpan, Kapten akan diarahkan ke halaman Detail Aktivitas. Klik tombol ungu: 📢 BROADCAST PELETON.
- The Magic: Server Anda akan merender gambar statistik (lengkap dengan daftar nama peserta). Dalam maksimal 5 detik, layar HP seluruh peserta Peleton akan otomatis melompat (redirect) ke halaman gambar tersebut. Tinggal tahan gambar, simpan, dan pamerkan ke Story!
Panduan Lengkap API Strava
Agar Kayooh bisa menarik data lama Anda dari Strava, Anda perlu mendaftarkan aplikasi di portal pengembang Strava:
Langkah 1: Membuat Aplikasi API
- Login ke akun Strava Anda di PC/Laptop.
- Buka halaman My API Application: strava.com/settings/api.
- Isi formulir pembuatan aplikasi sebagai berikut:
- Application Name: Contoh: "Kayooh"
- Category: Pilih "Visualizer" atau "Other"
- Website: Isi dengan URL domain Kayooh Anda (misal:
https://jomokerto.web.id)
- Application Description: Contoh: "Self-hosted cycling tracker for personal use"
- Authorization Callback Domain: PENTING! Isi dengan nama domain saja tanpa https dan tanpa folder (misal:
jomokerto.web.id)
- Klik Create. Jika diminta mengunggah ikon, unggah gambar apa saja berukuran persegi.
Langkah 2: Mendapatkan Kredensial
- Setelah aplikasi dibuat, Anda akan melihat halaman ringkasan aplikasi.
- Catat Client ID dan Client Secret yang muncul. Jangan berikan kode ini kepada siapapun!
Langkah 3: Menghubungkan ke Kayooh
- Buka Dashboard Kayooh Anda, lalu klik tombol SYNC STRAVA.
- Masukkan Client ID dan Client Secret tadi ke form, lalu klik Simpan Pengaturan.
- Klik tombol 🔑 Dapatkan Token Sakti. Berikan izin akses pada halaman Strava yang muncul.
- Setelah kembali ke Kayooh, klik SINKRONISASI SEKARANG untuk mulai mengimpor data.